ANTARAYA MEDIA, BALI – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) melakukan benchmarking ke Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali sebagai upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu penyelenggaraan PPG.
Kunjungan ini berlangsung pada Senin, 1 September 2025, dipimpin langsung oleh Rektor UNCP, Rahman Hairuddin, S.P., M.Si. Rombongan disambut hangat oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., bersama jajaran pimpinan universitas serta Koordinator PPG, I Gede Nurjaya, M.Pd.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan diskusi mendalam terkait strategi pengelolaan PPG yang telah diterapkan Undiksha.
Dalam sambutannya, Rektor UNCP, Rahman Hairuddin, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Undiksha.
“Kami berharap dari kegiatan ini, UNCP dapat banyak belajar mengenai tata kelola PPG yang baik sehingga mampu meningkatkan mutu dan profesionalisme PPG di UNCP di masa mendatang,” ujarnya.
Dalam kunjungan ini, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik UNCP, Irwan Ramli, Ph.D., bersama Koordinator PPG UNCP, Dr. Paldy, M.Pd.Koordinator PPG Undiksha, I Gede Nurjaya, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNCP menjadikan Undiksha sebagai rujukan.
Ia menjelaskan bahwa Undiksha saat ini berstatus Akreditasi Unggul, sementara Program Studi PPG terakreditasi A dan tengah menjalani proses reakreditasi.
“Undiksha telah dipercaya melaksanakan PPG sejak 2012. Dalam 13 tahun terakhir, tingkat kelulusan peserta selalu di atas rata-rata nasional. Namun, pengalaman panjang ini tidak membuat kami berpuas diri. Kami terus berinovasi dalam pembelajaran untuk mendukung terwujudnya guru Indonesia yang unggul dan profesional,” tegasnya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UNCP dan Undiksha dalam rangka mempererat kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui benchmarking ini, UNCP berharap dapat mengadopsi praktik terbaik pengelolaan PPG sehingga mampu melahirkan guru-guru profesional yang siap menjawab tantangan pendidikan di Indonesia. (hms)






