Uji Nalar Mahasiswa Soal Proyek Strategis Nasional, UNCP Gelar Ajang Debat Ilmiah Kewarganegaraan

ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus mendorong mahasiswanya untuk berani bersuara dan berpikir kritis terhadap isu-isu nasional. Melalui Mata Kuliah Kewarganegaraan, kampus ini menggelar ajang Debat UNCP-2026 yang mengangkat topik hangat bertajuk “Proyek Strategis Nasional: Mewujudkan Keadilan Sosial atau Memperlebar Ketimpangan” pada Kamis (23/7/2026) di Aula H Kampus 2 UNCP.

Ratusan mahasiswa tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan simulasi peraduan gagasan secara ilmiah, ilmiah, dan konstruktif. Kegiatan tidak hanya diisi dengan argumentasi teoretis, melainkan juga menyajikan penampilan musik kebangsaan dan pembacaan puisi bertema keadilan sosial guna menghidupkan suasana.

Bacaan Lainnya

Gagasan mengenai pentingnya ajang ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Universitas Cokroaminoto Palopo, Wahyu Hidayat, S.IP., M.H., yang hadir sekaligus membuka rangkaian acara secara resmi. Dalam pandangannya, kegiatan ini menjadi wadah penting dalam membentuk karakter kepemimpinan serta intelektualitas mahasiswa di era modern.

Ajang ini dirancang sebagai laboratorium berpikir kritis bagi generasi muda untuk menguliti kebijakan-kebijakan strategis yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Untuk membekali para peserta sebelum naik ke panggung debat, Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewarganegaraan, Hardianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan paparan pengantar. Ia mengulas bagaimana Proyek Strategis Nasional (PSN) di satu sisi didorong untuk percepatan ekonomi, namun di sisi lain berpotensi memicu konflik agraria, dampak lingkungan, hingga ketimpangan sosial bagi masyarakat lokal.

Puncak acara ditandai dengan adu argumentasi antara tiga kubu yang mewakili sudut pandang berbeda, yakni Tim Pemerintah, Tim Penegak Hukum, dan Tim Masyarakat. Ketiganya beradu data, melakukan sanggahan, serta mempertahankan argumen sesuai koridor etika berdiskusi di bawah kendali moderator.

Rangkaian acara diawali dengan laporan panitia yang menekankan harapan agar debat ini menjadi ruang belajar yang substantif, serta diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan sesi foto bersama para panelis serta dosen pengampu. Pihak UNCP berharap melalui debat ini dapat lahir generasi muda yang peka terhadap masalah bangsa, berdaya pikir kritis, serta mampu menyuarakan gagasan berbasis data demi kemajuan Indonesia. (*)

Pos terkait