Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Palopo Berakhir Hari Ini

ANTARAYA MEDIA, PALOPO — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo resmi membuka tahapan penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum periode 2026–2030.

Proses ini menjadi pintu awal untuk menjaring figur terbaik yang dinilai mampu memimpin pembinaan olahraga di daerah.

Bacaan Lainnya

Pendaftaran telah dibuk sejak 30 April hingga 2 Mei 2026.

Tahapan ini dirancang tidak hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai proses seleksi yang menekankan kualitas dan kelayakan calon.

Ketua Umum KONI Palopo, Hairul Salim menjelaskan bahwa mekanisme yang diterapkan cukup ketat guna memastikan kandidat yang maju benar-benar memiliki kapasitas.

“Penjaringan ini bukan sekadar membuka pendaftaran, tetapi bagaimana kita mendapatkan figur yang punya pengalaman, kemampuan manajerial, dan komitmen terhadap kemajuan olahraga,” ujar Hairul saat pertemuan resmi bersama Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).

Salah satu poin penting dalam proses penjaringan adalah dukungan dari cabang olahraga (cabor). Dari total 43 cabor yang ada, bakal calon diwajibkan mengantongi minimal 30 persen dukungan atau sekurang-kurangnya 13 cabor.

Selain dukungan, aspek rekam jejak juga menjadi perhatian utama. Setiap calon wajib pernah menjabat sebagai ketua umum atau ketua harian di salah satu cabor, yang dibuktikan melalui surat keputusan (SK).

Persyaratan lainnya mencakup domisili di Kota Palopo, pendidikan minimal SMA/sederajat, serta tidak sedang menjabat sebagai pejabat struktural bagi aparatur negara seperti PNS, TNI, dan Polri. Calon juga tidak diperkenankan berstatus pejabat publik, pimpinan partai politik, maupun dalam kondisi tersangkut masalah hukum.

Dalam prosesnya, pengambilan formulir pendaftaran dapat diwakilkan dengan surat kuasa. Namun, pengembalian formulir wajib dilakukan langsung oleh bakal calon sebagai bentuk keseriusan.

TPP juga menegaskan bahwa setiap cabor hanya boleh memberikan satu dukungan. Apabila terjadi rekomendasi ganda, maka dukungan tersebut dinyatakan tidak sah.

Tahapan penjaringan ini akan menjadi dasar menuju Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Mei 2026.

Melalui proses ini, diharapkan lahir pemimpin KONI Palopo yang mampu membawa prestasi olahraga daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (win)

Pos terkait