ANTARAYA MEDIA, PALOPO — Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat sekitar dengan menyalurkan bantuan sembako kepada lansia dan warga kurang mampu di empat kelurahan di Kota Palopo, Senin (16/3/2026).
Kegiatan sosial yang merupakan bagian dari program UMB Peduli ini dilaksanakan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Empat kelurahan yang menjadi lokasi penyaluran bantuan tersebut yakni Kelurahan Luminda, Tomarundung, Lagaligo, dan Kelurahan Pajalesang.
Bantuan diserahkan langsung oleh Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., kepada para penerima manfaat.
Dalam sambutannya di Kantor Kelurahan Luminda, Rektor UMB Palopo menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian amaliah Ramadan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh pihak kampus.
“Alhamdulillah, kali ini kita kembali bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Insyaallah kemuliaan Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program UMB Peduli telah dimulai sejak awal Ramadan melalui berbagai kegiatan sosial, seperti pemberian bantuan untuk pembangunan masjid, panti asuhan, serta sekolah.
Kegiatan berbagi sembako kepada lansia dan warga kurang mampu juga menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, kelompok lansia dan masyarakat kurang mampu menjadi perhatian khusus karena mereka membutuhkan dukungan lebih dari berbagai pihak.
“Mengapa kami menyasar lansia dan masyarakat kurang mampu? Karena mereka adalah kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Momentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan mempererat silaturahmi,” jelasnya.
Rektor juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial UMB Palopo sebagai institusi pendidikan yang ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.
Ia menambahkan, program sosial tersebut telah berjalan sejak berdirinya Universitas Mega Buana Palopo pada 2009, saat institusi tersebut masih berstatus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes).
Sementara itu, Lurah Luminda, Frangky, S.An., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang selama ini diberikan oleh UMB Palopo kepada masyarakat di wilayahnya.
“Sejak 17 tahun Kampus I UMB Palopo berdiri, Kelurahan Luminda tidak pernah luput dari perhatian. Sudah banyak bantuan yang diberikan, termasuk rehabilitasi Posyandu dan berbagai bantuan lainnya,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Lurah Tomarundung, Andi Sumriani. Ia menilai perhatian UMB Palopo kepada masyarakat, khususnya para lansia, sangat dirasakan manfaatnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rektor dan seluruh keluarga besar UMB Palopo yang terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat,” katanya.
Di Kelurahan Lagaligo dan Pajalesang yang menjadi lokasi Kampus II dan Kampus III UMB Palopo, pemerintah setempat juga mengapresiasi kegiatan tersebut.
Lurah Pajalesang mengaku tidak heran dengan kegiatan sosial yang dilakukan pihak kampus, karena sejak lama UMB Palopo dikenal aktif membantu masyarakat sekitar.
“Sejak saya masih menjabat sebagai Sekretaris Lurah di Tomarundung, UMB Palopo selalu hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
Bantuan yang diberikan juga selalu tepat sasaran, termasuk kegiatan yang kini dilakukan di Kelurahan Pajalesang yang menjadi lokasi Kampus III UMB Palopo,” ujarnya. (*)






