LUWU TIMUR – Marching Band Gema Nada Nurul Junaidiyah kembali menorehkan kebanggaan. Grup marching band binaan Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo itu dipercaya langsung oleh Bupati Luwu Timur untuk mengiringi upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Kecamatan Wotu, Senin (4/5/2026).
Penampilan para santri sukses mencuri perhatian peserta upacara. Kehadiran mereka dalam momentum tingkat kabupaten tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kemampuan dan prestasi santri di bidang seni musik marching band.
Pimpinan Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, Ustadz Nurchalis Aziz R, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Momentum Hardiknas tahun ini juga menjadi pemacu semangat bagi para santri untuk terus mengembangkan bakat, kreativitas, dan kedisiplinan melalui seni marching band.
Tak hanya tampil di tingkat daerah, Marching Band Gema Nada Nurul Junaidiyah kini tengah bersiap menuju ajang internasional. Mereka dijadwalkan ambil bagian dalam Makassar International Marching Fest (MIMF) 2026 yang akan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar.
Ajang berskala internasional yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga itu menjadi peluang besar bagi para santri untuk membawa nama Kabupaten Luwu Timur lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Keikutsertaan kami bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi juga ikhtiar membawa nama baik Luwu Timur di kancah internasional. Semoga semangat Hardiknas menjadi energi bagi kami untuk meraih prestasi terbaik,” kata Ust. Nurchalis.
Selain persiapan menuju MIMF 2026, Marching Band Gema Nada Nurul Junaidiyah juga diharapkan kembali tampil memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Luwu Timur dalam waktu dekat.
Pengembangan marching band di lingkungan pesantren pun terus dilakukan. Pada tahun ajaran baru mendatang, pihak pesantren berencana membentuk satu grup baru khusus santri putri.
“InsyaAllah tahun ajaran baru nanti kami akan membentuk grup marching band khusus santri putri sebagai bagian dari pengembangan bakat dan kreativitas santri di pesantren,” tutupnya. (*)






