ANTARAYA MEDIA, MAKASSAR – Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palopo, Lukman Jafar, berharap kepengurusan baru DPD I KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 mampu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi organisasi kepemudaan di daerah.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri pelantikan pengurus DPD I KNPI Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Senin (9/3/2026).
Menurut Lukman, kepengurusan baru di tingkat provinsi diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota agar program kepemudaan dapat dirasakan secara merata.
Ia menilai daerah memiliki banyak potensi dari kalangan pemuda yang perlu difasilitasi melalui program kolaboratif antara KNPI provinsi dan daerah.
“Palopo memiliki banyak potensi dari kalangan mahasiswa maupun komunitas kreatif yang aktif dalam kegiatan sosial dan kewirausahaan. Potensi ini tentu perlu mendapat ruang kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya.
Lukman menegaskan bahwa KNPI di daerah siap menjadi bagian dari gerakan besar kepemudaan di Sulawesi Selatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda di Palopo memiliki semangat yang kuat untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari sosial, ekonomi kreatif, hingga kegiatan kemasyarakatan.
“Pemuda di Palopo memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi daerah. Jika sinergi antara pengurus provinsi dan daerah berjalan baik, KNPI bisa menjadi motor perubahan yang nyata,” katanya.
Ia juga berharap kepengurusan baru KNPI Sulawesi Selatan dapat memperkuat jaringan organisasi kepemudaan hingga ke tingkat daerah agar program tidak hanya berpusat di tingkat provinsi.
“Dengan kolaborasi yang baik antara provinsi dan daerah, berbagai gagasan dari daerah bisa terakomodasi dan memberikan dampak positif bagi pembangunan,” tambahnya.
Pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI dan dihadiri berbagai unsur organisasi kepemudaan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua Umum DPP KNPI, Ryano Panjaitan, memimpin langsung prosesi pelantikan Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Fadel Muhammad Tauphan Anshar, bersama jajaran pengurus lainnya.
Acara pelantikan turut dihadiri berbagai unsur kepemudaan, mulai dari organisasi kepemudaan (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Makassar, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan daerah.
Ketua panitia pelantikan, Erika Tansil, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat konsolidasi gerakan pemuda di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terlihat dalam pelantikan tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi KNPI untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua KNPI Sulawesi Selatan yang baru dilantik, Fadel Muhammad Tauphan Anshar, menegaskan komitmennya menjadikan KNPI sebagai wadah bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan di Sulawesi Selatan.
Ia menilai dinamika sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi saat ini menuntut peran pemuda yang semakin aktif dan mampu membangun kolaborasi lintas organisasi.
“KNPI harus menjadi ruang bersama bagi seluruh pemuda untuk berkolaborasi. Kita ingin menghadirkan gerakan yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan karya nyata bagi daerah,” ujarnya.
Kepengurusan KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 mengusung tema “Pemuda Bersatu Mewujudkan Smart Society Berkarakter.” Tema tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama, Ryano Panjaitan mengingatkan pentingnya peran KNPI sebagai perekat berbagai organisasi kepemudaan di daerah.
Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam pembangunan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Pemuda harus tampil sebagai penggerak sekaligus pelopor perdamaian. KNPI harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan berbagai kekuatan pemuda,” katanya. (**)






