ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan menyalurkan sekitar 3.500 kuota bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di Kota Palopo.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi peserta didik jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK yang berasal dari keluarga kurang mampu dan memenuhi kriteria penerima program. Penyaluran PIP ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendukung keberlanjutan proses belajar para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, La Tinro menegaskan bahwa bantuan beasiswa PIP merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat yang mendapat amanah dari masyarakat.
“Bantuan Beasiswa PIP ini merupakan komitmen saya sebagai wakil rakyat. Saya juga merasa mempunyai utang politik kepada masyarakat yang telah memberikan amanah kepada saya,” ujarnya.
Mantan Bupati Enrekang dua periode itu menjelaskan bahwa akses pendidikan yang merata merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, ia terus mendorong agar program bantuan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.
Menurutnya, penyaluran PIP juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah.
“Program ini merupakan wujud nyata dari fokus pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita keempat, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, dan sains,” katanya.
La Tinro menambahkan, keberadaan Program Indonesia Pintar memiliki peran strategis dalam memastikan anak-anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, tetap memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan ekonomi.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah berupaya mencegah terjadinya putus sekolah sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda agar dapat meraih masa depan yang lebih baik.
Program Indonesia Pintar sendiri merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang pembelajaran lainnya.
Dengan tersalurkannya sekitar 3.500 kuota PIP di Kota Palopo, diharapkan semakin banyak pelajar yang dapat melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan dan berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (*)






