ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Pemerintah Kota Palopo resmi membuka kegiatan Palopo Ramadhan Night Market yang dipusatkan di Pelataran Taman I Am Palopo City, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli Halid, S.T., M.Si., mewakili Wali Kota Palopo.
Ramadhan Night Market akan berlangsung selama 10 hari, mulai 28 Februari hingga 11 Maret 2026, setiap pukul 16.00 WITA hingga tengah malam. Event ini menjadi salah satu agenda unggulan Pemkot Palopo dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.
Ketua panitia yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andi Enceng Amir, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan penggerak ekonomi, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kegiatan akan diperpanjang apabila para tenant menginginkan penambahan waktu operasional.
Beragam kegiatan turut memeriahkan Ramadhan Night Market, di antaranya Bazar Fashion bernuansa islami, Culinary Corner yang menghadirkan aneka kuliner UMKM, lomba beduk/rebana modern yang diikuti perwakilan dari sembilan kecamatan se-Kota Palopo, Festival Shalawat, musik religi, talkshow, serta berbagai hiburan lainnya.
Dalam sambutannya, Zulkifli Halid menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Ramadhan Night Market dapat menjadi magnet bagi masyarakat luar daerah untuk berkunjung ke Kota Palopo, sehingga mampu meningkatkan perputaran ekonomi, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan.
Selain itu, fasilitas free wifi yang tersedia di sekitar lokasi kegiatan diharapkan dapat menambah daya tarik pengunjung untuk menikmati suasana Ramadhan, berbelanja produk fashion islami, serta mencicipi beragam kuliner UMKM yang tersedia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Palopo, Ketua PKK Kota Palopo, para stakeholder terkait, pelaku UMKM, serta masyarakat Kota Palopo. (**)






