Seminar Pendidikan HMPS PGSD UNCP Bahas Tantangan dan Peluang Dunia Pendidikan 2045

ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menghadirkan seminar pendidikan bertema “Sinergi Pendidikan Masa Depan: Inovasi Teknologi dan Kolaborasi Antar Generasi Menuju Indonesia Emas 2045” di Aula H Kampus 2 UNCP, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi ratusan mahasiswa untuk memahami tantangan dunia pendidikan di era digital sekaligus memperkuat kesiapan menjadi calon pendidik yang adaptif dan inovatif.

Bacaan Lainnya

Dua narasumber inspiratif hadir dalam seminar tersebut, yakni Prof. Dr. Rusdiana Junaid, Grad. Dipl. In TESOL, M.Hum., M.A. dan Sunardin, S.Pd., M.Pd. Keduanya menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran serta perlunya kolaborasi lintas generasi untuk menciptakan sistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ketua Prodi PGSD UNCP, Iin Dwi Aristy Putri, S.K.M., M.Kes. mengatakan, mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya menguasai teori pendidikan, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan transformasi digital.

“Mahasiswa harus siap menjadi generasi pendidik yang kreatif, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Seminar tersebut secara resmi dibuka Dekan FKIP UNCP, Dr. Paldy, M.Pd. Ia mengapresiasi inisiatif HMPS PGSD yang dinilai mampu menghadirkan forum akademik yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak calon guru yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga tetap menjunjung nilai karakter dan kemanusiaan dalam proses pembelajaran.

Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan semakin terdorong meningkatkan literasi digital, kemampuan komunikasi, serta keterampilan kolaboratif untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

Kegiatan tersebut juga mempertegas komitmen UNCP dalam menghadirkan program akademik yang inovatif dan berdampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (hms)

Pos terkait