ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Duka mendalam masih dirasakan keluarga almarhum Muh. Asri Shadik dan Nabil Ahmad Dzaki, dua mahasiswa Program Studi Informatika angkatan 2022 Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) yang meninggal dunia saat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Di tengah kehilangan itu, UNCP hadir memberikan dukungan nyata melalui penyaluran klaim asuransi sebagai bentuk perlindungan sosial bagi mahasiswa dan keluarga yang ditinggalkan.
Penyerahan klaim asuransi dari sinarmas.co.id dilakukan secara langsung oleh pihak kampus dengan mendatangi kediaman keluarga almarhum di Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, serta Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, Rabu (13/5).
Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo, Sri Hastuty Saruman, turun langsung menyerahkan klaim tersebut didampingi jajaran pimpinan kampus. Kehadiran mereka bukan sekadar menjalankan administrasi, tetapi juga membawa empati dan dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka.
“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kampus terhadap mahasiswa dan keluarganya. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Rektor UNCP.
Program asuransi mahasiswa yang dijalankan UNCP bersama Asuransi Sinar Mas menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan rasa aman bagi mahasiswa, termasuk saat menjalankan kegiatan akademik di luar kampus seperti KKN.
Di balik bantuan materi yang disalurkan, langkah ini menjadi pesan bahwa mahasiswa bukan sekadar peserta didik, melainkan bagian dari keluarga besar kampus yang tetap diperhatikan, bahkan ketika musibah datang.
Melalui kepedulian ini, UNCP ingin menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan, solidaritas, dan perlindungan sosial dalam dunia pendidikan. (*)






