ANTARAYA MEDIA, PALOPO — Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Perguruan tinggi yang terus berkembang di wilayah Luwu Raya ini resmi membuka Program Studi Magister (S2) Ilmu Pertanian di bawah naungan Fakultas Pertanian.
Pembukaan program studi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 232/B/O/2026.
Dengan terbitnya keputusan tersebut, UNCP kini memiliki tambahan program pascasarjana yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik sekaligus menjawab kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian.
Rektor UNCP, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan program studi tersebut. Menurutnya, kehadiran Program Magister Ilmu Pertanian menjadi langkah strategis bagi UNCP dalam mendukung kemajuan sektor pertanian, khususnya di wilayah Luwu Raya dan Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, ini merupakan kabar baik bagi civitas academica UNCP dan masyarakat luas. Kehadiran Program Magister Ilmu Pertanian diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembukaan program studi ini juga menjadi bagian dari komitmen UNCP dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Program tersebut diharapkan menjadi ruang pengembangan keilmuan bagi para sarjana pertanian maupun praktisi di bidang agrikultur yang ingin memperdalam kompetensi akademik dan riset.
Program Magister Ilmu Pertanian UNCP dirancang untuk mendorong pengembangan ilmu pertanian modern yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, tantangan perubahan iklim, serta kebutuhan ketahanan pangan nasional.
Dengan hadirnya program studi baru ini, UNCP semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang terus berinovasi dalam menyediakan pendidikan berkualitas. UNCP juga membuka kesempatan bagi para lulusan sarjana yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister untuk bergabung dan menjadi bagian dari generasi akademisi serta praktisi pertanian masa depan. (hms)






