ANTARAYA MEDIA – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi dan kesiapan akademik siswa SMA/MA melalui kegiatan edukasi mengenai pentingnya Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026 di sejumlah sekolah di wilayah Luwu Raya.
Adapun sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, yaitu:
SMAN 10 Luwu Timur – 21 Januari 2026
MAS Al Muhajirin Mangkutana – 21 Januari 2026
MA Nurul Junaidiyah Lauwo – 10 Februari 2026
SMAN 6 Luwu Utara – 12 Februari 2026
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UNCP di bawah koordinasi Ketua Program Studi, Dr. Harsia, S.Pd., M.Hum.
Dalam pemaparannya, Dr. Harsia menjelaskan bahwa UKBI Adaptif merupakan instrumen resmi yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia seseorang.
Saat ini, sertifikat UKBI semakin dibutuhkan, tidak hanya sebagai indikator kemampuan akademik, tetapi juga sebagai dokumen pendukung dalam seleksi beasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
“Banyak program beasiswa mensyaratkan kemampuan akademik dan literasi yang terukur. UKBI menjadi salah satu bukti autentik kompetensi berbahasa Indonesia yang dapat memperkuat portofolio siswa saat mendaftar beasiswa,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa memperoleh pemahaman mengenai: Pentingnya literasi bahasa Indonesia yang baik dan benar, Mekanisme dan format UKBI Adaptif, Strategi menghadapi ujian UKBIPeran sertifikat UKBI dalam mendukung peluang masuk PTN/PTS dan seleksi beasiswa.
Tim Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia juga menekankan bahwa kemampuan berbahasa yang baik berdampak langsung pada kemampuan memahami soal ujian, menyusun esai beasiswa, menulis motivation letter, hingga menghadapi wawancara seleksi.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait teknis pelaksanaan UKBI dan kaitannya dengan peluang memperoleh beasiswa. Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan siswa kelas akhir yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UNCP berharap siswa semakin menyadari bahwa kemampuan berbahasa bukan sekadar mata pelajaran di kelas, melainkan kompetensi utama dalam meraih prestasi akademik dan membuka akses terhadap berbagai peluang pendidikan, termasuk beasiswa di PTN dan PTS.
Ke depan, UNCP berkomitmen untuk terus memperluas edukasi mengenai pentingnya UKBI Adaptif sebagai bagian dari persiapan akademik siswa, guna mencetak generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat nasional. (hms)






