ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Usianya masih belia dan masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, rekam jejak prestasi Raditya Pratama Irwan di cabang olahraga taekwondo terus bertambah dari tahun ke tahun.
Siswa SDN 1 Lalebbata Palopo yang akrab disapa Radit itu kembali mengharumkan nama Kota Palopo setelah meraih medali emas pada Makassar Open Series 3 Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, pada 26–28 Juni 2026.
Kejuaraan bergengsi yang didukung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet taekwondo dari berbagai daerah. Di tengah persaingan yang ketat, Radit kembali menunjukkan kualitasnya dengan tampil impresif hingga sukses naik ke podium tertinggi.
Di atas matras, Radit memperlihatkan kombinasi teknik, kecepatan, keberanian mengambil momentum, serta strategi bertanding yang matang. Penampilan konsisten itu mengantarkannya meraih medali emas, sekaligus memperpanjang daftar prestasi yang telah dibangun sejak 2023.
Keberhasilan di Makassar bukanlah kemenangan yang datang secara kebetulan. Medali emas tersebut merupakan buah dari proses latihan yang panjang, disiplin yang terus dijaga, serta pengalaman bertanding yang semakin matang meski usianya masih sangat muda.
Sejak mulai mengikuti berbagai turnamen, Radit terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia mengawali kiprahnya dengan meraih medali perunggu pada Tournament Taekwondo UNHAS Cup 2023, kemudian meraih medali perak pada Tournament Taekwondo Poltek Cup 2023.
Memasuki 2024, prestasinya kembali meningkat dengan meraih medali perak pada Tournament Taekwondo Bumi Batara Guru Cup di Malili, Luwu Timur, JH Kim Cup di Makassar, serta UNHAS Cup 2024.
Momentum kebangkitan terjadi saat Radit sukses meraih medali emas pada Tournament Taekwondo Tamarunang Cup 2024. Setelah itu, tren kemenangan terus berlanjut.
Pada 2025, ia kembali menyabet medali emas pada Sorowako Taekwondo Open Tournament STC Cup 2 dan Taekwondo UNHAS Cup di Makassar. Tidak hanya berjaya di Sulawesi Selatan, Radit juga berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Taekwondo KBPP Polri Jatim Cup 3 Piala Kapolda Jawa Timur yang berlangsung di ITS Robotics Center, Surabaya, pada Desember 2025.
Kini, tahun 2026 kembali menjadi saksi konsistensinya. Medali emas dari Makassar Open Series 3 Taekwondo Championship menjadi emas kelima yang berhasil diraihnya sepanjang karier sebagai atlet muda.
Wali kelas Radit, Andi Ika Handayani, S.Pd., mengaku bangga atas prestasi yang kembali ditorehkan siswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang selama ini ditunjukkan Radit.
“Radit telah membuktikan bahwa dengan berusaha keras dan pantang menyerah, siswa dapat meraih prestasinya. Kami sangat senang dan bangga atas prestasi Radit. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” ujarnya.
Rasa bangga juga disampaikan orang tua Radit, Sri Damayanti Saruman, S.S., M.Hum., yang turut mendampingi putranya selama mengikuti kejuaraan di Makassar. Selain sebagai ibu, Sri Damayanti juga menjabat Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Palopo.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan pihak sekolah, keluarga, sabeum, pelatih, serta keluarga besar Warrior Taekwondo Club yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi Radit.
Selama tiga tahun bergabung di Warrior Taekwondo Club, Radit mendapat pembinaan intensif, termasuk dari Sabeum Andi Hasmawati yang terus mendampingi sejak masa persiapan hingga pertandingan.
Menurut Sri Damayanti, kemenangan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi putranya untuk terus berkembang dan tidak cepat berpuas diri.
“Semoga kemenangan ini menjadi penyemangat Radit dan motivasi untuk selalu mengevaluasi performa, mempelajari hal baru terkait strategi dan kecepatan di matras. Yang tidak kalah penting, semoga kemenangannya tidak menjadikannya sombong dalam pergaulan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama keluarga mengikutsertakan Radit dalam olahraga taekwondo bukan semata-mata mengejar medali, melainkan sebagai sarana membentuk karakter.
Menurutnya, taekwondo mengajarkan banyak nilai positif, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, kepercayaan diri, hingga kepedulian terhadap sesama.
Raditya Pratama Irwan merupakan putra pasangan Irwan Daud, S.Kom., M.Pd., guru SMAN 6 Palopo, dan Sri Damayanti Saruman, S.S., M.Hum., dosen Universitas Cokroaminoto Palopo.
Selain menekuni taekwondo, Radit juga memiliki hobi berenang.Dengan koleksi satu medali perunggu, empat medali perak, dan lima medali emas dari berbagai kejuaraan regional maupun nasional, Radit telah membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Dari Makassar, Sorowako, Malili hingga Surabaya, langkahnya terus berlanjut membawa nama Palopo ke podium juara. Jika melihat konsistensi yang ditunjukkannya selama tiga tahun terakhir, perjalanan prestasi Raditya Pratama Irwan tampaknya masih akan terus berlanjut.
Rekam Jejak Prestasi Raditya Pratama Irwan
UNHAS Cup 2023, Makassar – Medali PerungguPoltek Cup 2023, Makassar – Medali PerakBumi Batara Guru Cup 2024, Malili – Medali PerakJH Kim Cup 2024, Makassar – Medali PerakUNHAS Cup 2024, Makassar – Medali PerakTamarunang Cup 2024, Makassar – Medali EmasSTC Cup 2 2025, Sorowako – Medali EmasUNHAS Cup 2025, Makassar – Medali EmasKBPP Polri Jatim Cup 3 Piala Kapolda Jawa Timur 2025, Surabaya – Medali EmasMakassar Open Series 3 Taekwondo Championship 2026 – Medali Emas. (hms)






