ANTARAYA MEDIA, LUTRA — Upaya menjaga kelestarian lingkungan di Luwu Utara mendapat perhatian serius dari DPRD. Ketua Tim Reses Masa Sidang I DPRD Luwu Utara, Andi Sukma, mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memprogramkan penanaman pohon sagu di sepanjang pelataran sungai sebagai bagian dari program revitalisasi daerah aliran sungai (DAS).
Hal itu disampaikan Andi Sukma saat memberikan sambutan dalam kegiatan reses DPRD di Aula Kantor Camat Malangke, Kamis (23/10/2025).
“Kami berharap DLH dapat memprogramkan penanaman sagu di sepanjang pelataran sungai, mulai dari Mari-Mari hingga Bungadidi. Potensi besar ini bisa kita manfaatkan, seperti di Sungai Sabbang, Baebunta, Radda, Masamba, Baliase, Kanjiro, Bone-Bone, dan Tanalili,” ujar legislator yang juga Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara itu.
Menurutnya, pohon sagu tidak hanya berfungsi sebagai penahan erosi dan pelindung ekosistem sungai, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Sagu dapat menjadi sumber pangan lokal sekaligus bahan baku industri, yang potensinya belum tergarap optimal di Luwu Utara.
Andi Sukma menilai, penanaman sagu di kawasan sungai merupakan langkah strategis yang menggabungkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sungai.
“Kalau kita kelola dengan baik, penanaman sagu ini bisa menjadi warisan ekonomi hijau bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Program ini diharapkan masuk dalam agenda prioritas DLH pada tahun anggaran mendatang, sekaligus menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor lingkungan hidup. (*)






