ANTARAYA MEDIA, PALOPO – Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, turun langsung menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus meninjau kondisi saluran drainase persawahan di Kecamatan Telluwanua, Kamis (28/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palopo dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran sekaligus mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penyaluran beras CPP dilakukan di enam kelurahan, yakni Kelurahan Batuwalenrang, Mancani, Pentojangan, Jaya, Sumarambu, dan Padang Lambe. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, mengurangi kerawanan pangan, serta mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan.
Lurah Mancani, Abdul Kadir, mengatakan Kelurahan Mancani menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak di Kecamatan Telluwanua, yakni sebanyak 521 keluarga penerima.
“Bantuan CPP yang disalurkan untuk periode Februari–Maret 2026. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Naili Trisal menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan produktif, serta tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.
“Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh warga dapat merasakan manfaat pembangunan dan pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Usai menyerahkan bantuan pangan, Wali Kota melanjutkan kunjungan ke kawasan persawahan di Kelurahan Sumarambu. Di lokasi tersebut, ia meninjau saluran drainase yang terhubung dengan Sungai Pangala dan mendengarkan langsung aspirasi para petani.
Salah seorang petani mengungkapkan bahwa aliran sungai yang menjadi sumber pasokan air ke lahan persawahan membutuhkan pembangunan talud agar aliran air lebih stabil dan tidak terganggu saat debit sungai meningkat.
“Kalau banjir, susunan batu yang kami pasang untuk mengarahkan air sering hanyut terbawa arus. Kami berharap ada pembangunan talud supaya aliran air ke sawah tetap lancar,” katanya.
Peninjauan ini menunjukkan perhatian Pemerintah Kota Palopo tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga terhadap infrastruktur pendukung sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga di wilayah Telluwanua. (*)






